gertak tsunami masih bisa ciptakan senyum

karena aku masih bisa menulis ini
tidak seperti handai tolanku di liang lahat
yang sedang menimati hibah libur panjangnya

namun titah semalam sedetik saja
merontokkan senyum simpulku
lantas sedetik berlalu kemudian
ciptakan hingar bingar nusantara
ada apa presidenku

gempa dan tsunami sedang naik daun
mereka kini menggertak kiri kanan
tapi tak sehebat titah-titahmu
yang bisa merontokkan nyawa pertiwi
mulai aceh hingga perbatasan papua nugini
ada apa presidenku

ku masih berusaha menulis ini
sisa-sisa senyumku yang tertinggal
tangan-tanganku gemetaran
lantas kemudian terpaksa kutulis
titah sedetik kalahkan gempa tsunami
apa kabar presidenku

betapa tidak presidenku
hasrat rakyat rindukan bulan
ketibang terbakar asap matahari
se roket harga-harga sembako
karena titah-titah berbisa
sedang apa presidenku

duduklah dengan tenang
katakan sebenarnya yang jujur
apa yang sedang terjadi
tak perlu menunggu waktu
hingga bangkai mayat-mayat
pun ikut berteriak-teriak

Pertiwi hari ini, 11 Oktober 2018

BACA JUGA :  Lagu Bugis Alosi Ripolo Dua dan Terjemahannya