Sahabatku Tanah ini Rumah kita

SAHABATKU …
kadang satu kesalahan membuat kita begitu mudah melupakan kebaikan yang telah kita nikmati

SAHABATKU …
sekali waktu kita tak mungkin lagi
berterima kasih untuk suatu pertolongan kecil yang pernah kita terima

SAHABATKU …
kita sering tidak sadar dan lupa
akan kebaikan dari orang-orang
yang sangat dekat dengan kita

SAHABATKU …
hidup itu indah kalau kita pandai berterima kasih dan bersyukur
belajar menerima apa adanya

SAHABATKU …
ketika gelap baru kita tersadar
apa arti dari terang
ketika kehilangan baru kita tersadar
apa arti dari memiliki

SAHABATKU ..
ketika berpisah baru tersadarkan
arti dari kebersamaan
kemarin sudah tiada
besok pun belumlah tiba
kita hanya punya satu hari
yaitu hari ini

SAHABATKU …
jangan sesali yang telah berlalu
itu perbuatan sia-sia
tapi belajar dari yang telah berlalu
adalah sebuah hikmah
untuk hidup yang lebih baik

SAHABATKU …
dalam kehidupan nyata
kadang kita suka memasalahkan
hal kecil yang tidak penting
akhirnya merusak nilai yang besar

SAHABATKU …
persahabatan bertahun-bertahun
berubah menjadi permusuhan hebat
karena sepatah kata yang pedas
meski kadang tidak disengaja

SAHABATKU …
keluarga yang rukun harmonis
pun bisa hancur hanya karena perdebatan kecil yang tidak penting
seperti halnya rumah kita bersama
indonesia

SAHABATKU …
sering kali kita tak menyadari
yang remeh kerap dipermasalahkan
tetapi yang lebih berharga kita lupa
dan bahkan terabaikan
seribu kebaikan sering tidak berarti
tapi setitik kekurangan diingat seumur hidup

SAHABATKU …
mari belajar menerima kekurangan apapun dalam kehidupan kita
bukankah tak ada yang sempurna di dunia ini ?

SAHABATKU …
betah bukan karena mewah
tetapi betah karena saling mengalah
Indah bukan karena selalu mudah
tetapi indah karena dihadapi bersama setiap kesusahan

BACA JUGA :  Runtuhnya Budi Pekerti

SAHABATKU …
perdebatan bukan karena adu mulut
melainkan kita masih bisa bicara
untuk suatu masalah bersama
dan untuk kita bersama

AKHIRNYA … SAHABATKU
nyaman bukan karena selalu senang
melainkan mengakui dan maafkan
bersama tidaklah selalu berkumpul
melainkan bersama karena
suatu saat kita berpisah

TERAKHIR … SAHABATKU
tempatkan saudara-saudaramu
di atas nampan emas
niscaya engkau di atasnya
seperti kita tidur bersama
di tanah ini rumah kita
indonesia