Perbedaan antara Badan,Dinas, dan Kantor dalam konteks Pemerintahan Daerah

5287

BADAN :
Merupakan unsur penyelenggaraan pemerintah daerah. Badan dipimpin oleh seorang Kepala Badan, dan Kepala Badan dalam menjalankan tugasnya berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur (atau Bupati/Walikota) melalui Sekretaris Daerah.
Pada BADAN daerah dapat dibentuk Unit Pelaksana Teknis tertentu untuk melaksanakan kegiatan teknis operasional/dan atau penunjang.

Contoh : Badan Kepegawaian Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Pengelola Aset Daerah.

Urusan kepegawaian, perencanaan, aset (harta benda) adalah domain dari kesekretariatan pemerintah daerah; sehingga lembaganya disebut BADAN.

DINAS :
Merupakan unsur pelaksana otonomi daerah, dan mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas perbantuan (dari Pem Pusat). Dinas dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur (Bupati/Walikota) melalui Sekretaris Daerah.

Contoh : Dinas Kelautan dan Perikanan, menjalankan tugas otonomi daerah dan juga tugas perbantuan dari Pemerintah Pusat (Kementerian Kelautan dan Perikanan).

KANTOR :
Merupakan unsur pendukung tugas kepala daerah, mempunyai tugas penyusunan kebijakan daerah yang bersifat spesifik. Kantor dipimpin oleh seorang Kepala Kantor yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur (Bupati/Walikota) melalui Sekretaris Daerah.

Contoh ; Kantor Statistik Kabupaten ABC — menjalankan tugas pengumpulan dan pengolahan data/statistik serta penyusunan informasi (hasil pengolahan data).

BACA JUGA :  Cara Mengatasi Konfik di Masyarakat