Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Bone menggelar musyawarah lokal (Muslok) ke-8 di Gedung Latea Riduni, Jln.Petta Ponggawae No.1 Watampone, pada Minggu 27 Oktober 2019.

Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati Bone Dr.H.A.Fahsar M.Padjalangi, M.Si. yang juga selaku Ketua Orari Lokal Bone Periode 2015-2018.

Muslok kali ini mengangkat tema “Dengan Semangat Hari Sumpah Pemuda, Kita Tingkatkan Peran Serta ORARI dalam Dukungan Informasi dan Komunikasi Menuju Bone Mabessa”

Peserta musyawarah dihadiri sebanyak 82 orang dari 157 jumlah anggota dan pengurus Orari Lokal Kabupaten Bone.

Musyawarah ini bertujuan untuk memilih ketua dan pengurus baru orari lokal Bone untuk periode 2019-2022 serta menyusun program dan rencana pada kepengurusan yang baru.

Dari hasil musyawarah tersebut, ketua Orari Lokal Bone pada periode sebelumnya Dr.H.A.Fahsar M.Padjalangi, M.Si. kembali terpilih secara aklamasi sebagai ketua Orari Lokal Bone periode 2019-2022.

Dalam sambutannya, Bupati Bone yang juga ketua Orlok Bone yang baru, mengharapkan kepada seluruh pengurus dan anggota agar menyusun program yang bersentuhan dan ada keberpihakan kepada masyarakat.

“Karena kurun waktu beberapa tahun terakhir sepertinya belum ada kita dengar kegiatan orari lokal Bone yang nampak di masyarakat. Olehnya itu perlu sosialisasi agar masyarakat tahu apa itu yang namanya Orari” kata Bupati Bone.

Orlok Bone, harusnya tampil di masyarakat, sebab Orari memiliki peran dan tugas serta tanggung jawab dalam keberpihakan kepada masyarakat, di samping melaksanakan kegiatan-kegiatan Orari itu sendiri.

Beliau berharap untuk Orari Lokal Bone ke depannya membangun sinergitas agar masyarakat mengetahui apa itu Orari. Bukan hanya melalui papan nama.

Kepengurusan Orari Lokal Bone ke depan (2019-2022) harus memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan Orari itu sendiri. Karenanya Orari harus selalu tampil di tengah-tengah masyarakat,” harap Bupati Bone.

Diakhir sambutannya, Dr.H.A. Fahsar M.Padjalangi, M.Si. menyarankan agar Menteri Pertanian RI yang juga selaku ketua Orari Daerah Sulawesi Selatan saat ini, Dr.H.Syahrul Yasin Limpo diupayakan bisa memimpin atau menjadi Ketua Orari Pusat pada munas Orari mendatang.

“Melalui Muslok VIII ini kita harus menyatukan persepsi agar Ketua Orari Daerah Sulawesi Selatan kita dorong dan menjadikannya menjadi Ketua Orari Pusat,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Orari Daerah Sulawesi Selatan, Muh Ali Rahman (YB8FJ), yang mewakili Ketua Orda Sulawesi Selatan, dalam sambutannya, mengapresiasi kepemimpinan Dr H A.Fahsar M.Padjalangi di Orari Lokal Bone serta pelaksanaan Muslok ke VIII ini.

Adapun peserta Muslok VIII Orari Lokal Bone kali ini dihadiri 82 orang dari 157 orang pengurus dan anggota Orari Lokal Bone.

Pada kesempatan tersebut hadir pula sejumlah pengurus dari Orari Daerah Sulawesi Selatan, di antaranya Kabid Optek H. Arfan Tualle (YB8DKL), Plt. Kabid Organisasi Orda Sulawesi Selatan H. Mansyur Harun (YB8CMK), Bendahara Orda Sulawesi Selatan H. Mufti Muchlis (YB8DEV).

Selain itu, hadir pula Korwil Bosowasi Ramli (YB8BSV), Kabag Diklat dan Pembinaan Andi Muh. Yauri (YC8AO), Kabag Keanggotaan Iwan Hasiru (YC8CWA), Bagian Keanggotaan H.Asnawi (YB8CV), Bagian Humas Muh. Tahar Saleh (YB8HAR), dan Kesekretariatan Orda Sulawesi Selatan Nasrun (YB8GCM).

N1
loading...