Dewan Kesenian Bone yang disingkat DKB merupakan organisasi independen yang dibentuk oleh Pemkab Bone sebagai wadah untuk mengembangkan, membina dan menggali seni budaya di Kabupaten Bone.

Tentunya sebagai pengurus cukup berat untuk membantu pemerintah dalam bidang seni budaya, olehnya itu teman-teman yang diberi amanah dapat bekerja dengan baik,” katanya.

Kehadiran Dewan Kesenian Bone (DKB) akan meningkatkan apresiasi dan seni budaya di daerah ini.

“Ke depan DKS akan menjadi lembaga non struktural independen tujuannya membantu pemerintah dalam tugas bidang seni dan kebudayaan, tapi ini akan dikaji dahulu secara mendalam dari segi aturan perundangan yang relevan kemudian dibuatkan peraturan daerah ( perda ).

Harapan kita semua DKB agar secepatnya melakukan rapat kerja untuk melengkapi kepengurusan strukturalnya dan menyusun program kerja.

Diharapkan DKB ini Menjadi organisasi profesional, sehingga potensi budaya dan kesenian di Bumi Arung Palakka mampu terangkat kembali baik di daerah sendiri maupun di kancah yang lebih tinggi.

Nah, hari ini Selasa 30 September 2014 Dewan Kesenian Kabupaten (DKB) Bone menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Gedung Latea Riduni.

Musda yang digelar ini merupakan penggantian ketua dan pengurus yang baru untuk segera dilakukan resafel sebagai upaya menunjang optimalisasi pengembangan dan pelestarian seni serta menjadi wadah partisipasi seniman maupun masyarakat terhadap kesenian di Kabupaten Bone.

Di mana Kabupaten Bone yang memiliki budaya, adat istiadat serta kesenian yang cukup banyak hendaknya terus digali, dikembangkan serta di lestarikan demi kesejahteraan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Bone H. Ambo Dalle pada saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Kesenian Bone (DKB).

H. Ambo Dalle menambahkan dalam mengembangkan serta melestarikan nilai-nilai budaya dan seni di kabupaten Bone yang cukup banyak tersebut dibutuhkan sosok pemimpin Dewan Kesenian yang punya tujuan dan visi maju kedepan.

BACA JUGA :  Besok JK Pulang Kampung, Ini Agendanya

” Diharapkan nantinya ketua DKB yang terpilih dapat menggali dan mengembangkan dan membawa kesenian Bone ke level nasional bahkan ke tingkat internasional” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah mengharapkan nantinya, pengurus yang terbentuk dapat menampung dan mengakomodir semua kelompok-kelompok seni maupun pelaku seni yang tersebar di seluruh pelosok kabupaten Bone.

” Pengurus yang baru nantinya, diharapkan terus berkarya dan bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi misi Bone menuju masyarakat sehat, cerdas dan sejahtera”imbuhnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Bone yang juga pembina DKB Ny. Hj. Kurniaty A. Fahsar dalam sambutannya mengingatkan bagi para pemegang hak suara agar dapat menentukan pilihan dengan tepat.

” Pilihlah sesuai hati dan yakinkan diri bahwa yang dipilh nantinya akan membawa Dewan Kesenian Bone yang lebih maju dan bisa berbicara banyak ditingkat regional, nasional maupun internasional “,harapnya.

Musyawarah Daerah IV Dewan Kesenian Bone, yang berlangsung selama satu hari tersebut dengan salah satu agenda, yakni pemiliha ketua.

Ada dua kandidat, namun Mursalim yang diharapkan oleh banyak peserta sebagai ketua lebih mementingkan regenerasi akhirnya ia menyerahkan mandat dan memilih Bahram sebagai ketua secara aklamasi.

Ketika ditemui usai pemilhan, Barham selaku ketua DKB terpilih menyatakan siap memajukan kesenian di Kabupaten Bone dan siap bersinergi dengan Pemerintah khususnya dalam mengembankan seni disetiap Kecamatan dan Desa.

Hadir dalam pembukaan musda tersebut, Wakapolres Bone, Ketua TP PKK, Pimpinan SKPD serta utusan sanggar seni se-Kabupaten Bone.