Di era globalisasi ini inovasi suatu instansi pemerintah mutlak dilakukan. Seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat yang memerlukan proses yang lebih cepat dan akurat.

Kreativitas dan inovasi layanan pemerintah merupakan kunci untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Masyarakat memerlukan kecepatan, keamanan, kemudahan dan kejelasan informasi yang dibutuhkannya agar dapat terlibat dalam setiap pengambilan kebijakan.

Jaringan online pemerintahan merupakan komitmen pemerintah agar terwujud tata kelola pemerintahan bersih dan efektif, serta mengedepankan tranparansi di hadapan publik. Seluruh informasi akan terintegrasi dalam sistem online di setiap kementerian, lembaga dan badan pemerintah serta pemerintahan di daerah.

Dengan begitu, masyarakat tidak lagi kesulitan mencari informasi dan layanan karena sudah terintegrasi di satu sistem e-government. Dilain sisi ada kenderungan masyarakat saat ini tidak mau direpotkan dengan kebijakan pelayanan yang birokratif alias bertele-tele.

Pada saat yang sama aparatur negara dituntut untuk menciptakan suasana kedekatan serta membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan prima kepada publik. Layanan prima ditandai dengan layanan yang lebih baik, tidak rumit, menghemat biaya serta ada optimalisasi peran sumber daya manusia.

Satu instansi, satu inovasi (one agency, one innovation), berarti setiap lembaga pemerintah dari pusat hingga daerah diwajibkan untuk menciptakan minimal satu inovasi pelayanan publik setiap tahunnya.

Misalnya, sudah memberikan layanan informasi secara online namun masih menghadapi banyak kendala untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Di mana di dalamnya masih menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berbelit-belit.

N1
loading...