1. Apakah Layanan Puspita Itu ?

Layanan Puspita adalah layanan yang dikelola oleh Ditjen Aptika melalui Direktorat eGovernment untuk dipergunakan bagi Badan Pemerintah yang sarana Infrastruktur TIK nya belum memadai.

2. Apakah Tujuan Layanan Puspita itu ?

Tujuan diberikannya Layanan Puspita adalah untuk membantu dan atau memfasilitasi Badan Pemerintah dalam percepatan implementasi eGovernment di Indonesia.

3. Apa Dasar Hukum Diberikannya Layanan Puspita itu ?

Dasar hukum untuk pelaksanaan layanan Puspita ini adalah Inpres No 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan Dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government.

4. Apa Saja Layanan Puspita Itu ?

a. Layanan Web Hosting

Layanan Web Hosting adalah layanan yang menyediakan space untuk aplikasi berbasis web milik Badan Pemerintahan dengan menggunakan nama domain yang dimiliki. Layanan Web Hosting ini meliputi Layanan Hosting untuk domain “GO.ID” dan domain “DESA.ID”. Kuota Hosting yang diberikan untuk domain GO.ID :

* 15 GB untuk Kementerian dan Lembaga
* 10 GB untuk Pemerintah Propinsi
* 05 GB untuk Pemerintah Daerah (Kabupaten/Kota)

Penambahan Kuota Hosting untuk domain GO.ID dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan Badan Pemerintahan dan sesuai dengan ketersediaan Kuota Hosting yang ada di Direktorat eGovernment. Sedangkan Kuota Hosting untuk DESA.ID diberikan antara 500 MB – 1 GB (tergantung kebutuhan).

b. Layanan VPS (Virtual Private Server)

Layanan VPS adalah layanan yang menyediakan server virtual untuk menempatkan beberapa Aplikasi yang dimiliki Badan Pemerintah. Besaran Kuota VPS yang diberikan tergantung dari jumlah aplikasi yang akan menggunakan VPS tersebut dan ketersediaan kuota VPS yang ada di Direktorat eGovernment. Secara umum untuk saat ini besaran kuota VPS yang diberikan minimal 50 GB.

5. Apakah Layanan Puspita Berbayar ?

Layanan Puspita bersifat gratis (free) diberikan oleh pemerintah.

BACA JUGA :  Mengenal Hosting dan Website

Sumber : https://layanan.kominfo.go.id