KINCIR DAN SAMURAI

tiga ratus lima puluh tahun
tanah ini di dalam cengkeraman
kekejaman tangan tentara kincir angin
nusantara menjelma bagai neraka

tiga setengah tahun jalan
samurai tajam tak bermata
merajai arena rimba persilatan
nusantara jenazah bergelimpangan

Lahir kebebasan jauh terus berjalan
hari kebangkitan era pembangunan
kincir-kincir angin terbit matahari
menyalakan api perdamaian

Kini datang bahu membahu
cinta wajah nusantaraku

hati siapa yang takkan bangga
hati siapa yang tak bahagia

telah lahir dari rahim suci mulia
nusantara mengubur
dendam berkobar

BACA JUGA :  Jangan Tunggu Waktu