ketika waktu telah tiba
ke mana kita harus pergi
saat terpukul bencana
ke mana kita pulang
rindu taubat sudah tiada
itukah bekal kita nanti

pada hal aku dan kau
hanya kerangka cerita rindu
itu cuma angin lalu yang lewat
saat terpukul sengsara
ke mana kita pulang

seindah janji terpatri
getar rindu juga menunggu
ketika ditendang gempa
waktu bercinta pun buyar
benteng pertahanan telah roboh
ke mana kita pergi

waktu aku dan kau
seperti rindu-rindu
yang tak pernah pergi
ketika tsunami menggulung
rasa taubat pun hilang
kita lari kemana

ledakan gunung itu biasa
hanya gunjingan kisah
cerita rasa panasnya api
angin sepoi malas-malasan
terbakar pula cinta kita
lalu kita ke mana lagi

suatu nanti kita tak mampu lagi
semua akan berlalu
mau atau tidak mau
terpaksa mau
dan kita harus mau

Waktu, 6-10-2018

BACA JUGA :  Puisi Teluk Bone