indonesia
kalau aku menangis, sebab suatu yang wajar
betapa tidak, ketika batu-batu
kerikil jalanku yang mulus
sekejap berubah menjadi batu bongkahan yang mengular

indonesia
kalau aku sedih sebab ada sesuatu yang pilu
mengapa tidak, ketika terdengar
rintihan-rintihan dalam reruntuhan
sekejap membuatku jatuh tersujud
lalu mengiris-iris debar jantungku

indonesia
kesedihanku tertahan sejenak
ketika anak-anak negeri
dalam pagar betis nusantara
yang sedang bahu membahu
tanpa titah dari siapapun
bersatu dalam duka yang lara
sebab palu, sigi dan donggala
yang sedang porak poranda

indonesia garuda
gabungan rupa-rupa daerah
kakimu ternyata masih kukuh
sayapmu masih bisa terbang
kiniĀ  terbentang hinggap
dalam satu duka yang pilu
di palu sigi donggala

#IndonesiaSatu, 3-10-2018

BACA JUGA :  Purana Melle Mutea