Allah menjamin, jika manusia berusaha untuk menghitung nikmat-Nya, niscaya mereka tidak akan mampu melakukannya. Walaupun menghitungnya hingga kiamat.

Akhir zaman merupakan masa yang mendekati terjadinya hari kiamat. Kabar tentang terjadinya hari kiamat sudah tertulis dalam Alquran dan hadist.

Jelang terjadinya kiamat besar, maka akan terjadi petaka dan huru hara yang akan melanda manusia. Dajjal laknatullah akan menebar fitnahnya ke berbagai penjuru bumi.

Apabila pemimpin suatu negeri telah membuat aturan atau kebijakan, namun aturan dan kebijakan itu mendapat penolakan rakyatnya serta orang-orang kayanya tidak lagi memberikan hak-hak fakir miskin, maka keseimbangan ekonomi akan hilang dari masyarakat negeri tersebut. Dampaknya sangat buruk rasa tenteram semakin jauh.

Dalam konteks keamanan kepala negara, keadilan itu adalah benteng penjaga pemimpin yang paling kukuh, bukan Pasukan pengawal, atau pasukan Polisi dan Tentara. Jika seorang pemimpin mampu bertindak adil, maka ia akan selamat dari dakwaan rakyatnya.

Sebenarnya, apabila suatu tempat atau suatu daerah yang berpenduduk telah kehilangan keamanannya, maka ia juga akan kehilangan sistem ekonomi yang baik. Demikian juga, ia akan kehilangan kenyamaan belajar-mengajar, serta pengembangkan keahlian dan kegiatan ekonomi lainnya.

Bahkan pelaksanaan ibadah, dan syi’ar-syi’ar agama pun menjadi tidak kondusif dan tidak semarak lagi. Artinya sebuah kegiatan tidak akan bisa berjalan secara maksimal tanpa terciptanya sebuah keamanan.

Di dalam suatu negara, apabila sebagian saja penduduknya melalaikan keamanan, maka seluruh masyarakatnya akan merasakan penderitaan yang berat dan tidak merasa aman dalam menjalani kehidupan.

Sesungguhnya perampok-perampok yang bersenjata, baik dengan senjata api atau bukan, tetap dikategorikan sebagai pengganggu dan perusak keamanan, karena ulahnya itu akan menimbulkan akibat yang dahsyat berupa hilangnya kemanan dan ketentraman.

Demikian juga orang-orang yang melalaikan keamanan wilayahnya yang luas, mereka dikategorikan sebagai para perusak di muka bumi ini, dan balasan bagi mereka adalah kehancuran dan siksa yang pedih.

Dalam konteks bernegara, ketika menemukan pemimpinnya adil maka rakyat akan berhenti menuntut haknya. Rakyat, justru sibuk mengerubuti kekuasaan untuk memberikan loyalitas dan menjaga kekuasaan dari segala bentuk rongrongan, dari luar maupun dari dalam.

Sebaliknya, jika pemimpin zalim, maka rakyat akan sibuk mengkritik pemimpin dan menuntut hak rakyat. Sudah menjadi hak rakyat, mendapatkan keadilan, kesejahteraan dan jaminan keamanan dari pemimpinnya. Dan sudah menjadi tugas pemimpin, untuk bertindak adil, memberi rasa aman dan menyejahterakan rakyatnya.

Dalam kondisi pemimpin bertindak adil, kekuasan itu tak butuh bodyguard berkaca mata hitam tak butuh penjaga dan pengaman. Kekuasan yang adil pasti akan diselimuti rasa aman sentosa karena rakyat sebagai benteng pengamannya.

Umar bin Khatab RA adalah Khalifah yang terkenal begitu adil, karena itu utusan Romawi begitu kaget mendapati Umar, Amirul mukminin tiduran di serambi masjid sendirian, tanpa pengawalan dan dengan baju kebesarannya yang penuh tambalan.

Namun jika pemimpin itu zalim, ribuan bahkan jutaan pengawal tidak akan mampu menjamin keselamatannya. Bahkan, boleh jadi ancaman itu bukan dari luar boleh jadi malah masih berasal dari internal barisan kekuasaan.

Bangsa Indonesia tentu tidak lupa ketika menghadapi berbagai problem di tengah-tengah perjuangan membela Nusantara mengusir penjajahan Belanda. Segunung penderitaan yang dialami rakyat nusantara pada waktu itu.

Ketika salat mendengar suara bom dan tembakan sehingga membuat mereka khawatir dan tidak tenang dalam beribadah. Mereka merasakan ketidaksempurnaan dalam kehidupannya.

Fenomena seperti itu sepertinya berulang saat ini, di mana rakyat Indonesia sebagian besar berada dalam jurang ketidaktenteraman dalam bernegara. Lihat, para pemimpin masing-masing sibuk menghujat satu sama lain. Masing-masing kelompok bersikukuh mempertahankan eksistensi dengan cara pemaksaan kehendak. Sementara rakyat seperti tikus mati di lumbung padi.

N1
loading...