Gempa Donggala

gempa
lonceng kematianmu datang lagi
ketika magribku lagi sunyi
sempat menggusur khusyukku
dalam sungkur sujudku

gempa
baru saja hari ini
suaramu meraung di donggala
hingga menggetarkan sajadahku

gempa
getar nadimu sungguh menakutkan
guncangmu memorandakan nikmat
sekejap kau bantai sekelilingmu

gempa
begitu tamak rakusmu
melahap nyawa dan bangunan
meratakan gunung-gunung

gempa
begitu keji amarahmu
murkamu amat tamak
melumat tak ampun

gempa
begitu banyak puing kau tumpuk
mengubur jiwa tak berdosa dan dosa
melahap berkaki tak berkaki

gempa
katakan padaku tentang salahku
berikan mimpi tidurku
tentang kapan datangmu

28-9-2018

BACA JUGA :  Osong Laskar Passiuno