Festival Sempugi ke-15 Dihibur Tari Beppa-beppa dari Soppeng

Festival Sempugi (Serumpun Bugis) 2018 berlangsung di Baruga Maccoppo Tellue’, Ponceng, Watampone, Kabupaten Bone, Sabtu, 10 November 2018 pukul 19.00-23.00 Wita.

“Pagelaran ini diikuti beberapa Kabupaten di Sulsel di antaranya Kabupaten Bulukumba, Soppeng, Wajo, Sidrap, dan Bone dengan
mengusung Tema “Gerakan Pemajuan Budaya Bugis Untuk Generasi Milenial”

“Ajang ini sebagai pengungkapan nilai nilai kearipan lokal daerah masing-masing,” kata Ketua Panitia sekaligus Ketua Yayasan Sulapa Eppae’ Jamal Andi.

Sementara Dr. Ajiep Padindang Anggota DPD RI juga Pembina Yayasan Sulapa Eppae dalam orasinya, bahwa bangsa Bugis memiliki ciri khas dan budaya luar biasa, mereka tersebar dibeberapa kabupaten Sulawesi Selatan.

Tidak hanya itu tapi menyebar di Nusantara bahkan hingga negeri jiran, Bugis berkontribusi dan peletak dasar terbangunnya suatu negara, seperti negara-negara di semenanjung Malaka.

Dr.H.Ajiep Padindang, S.E.,M.M. mengungkapkan Festival Sempugi tahun ini adalah yang ke-15 sebagai ajang untuk mengungkapkan nilai nilai kearifan lokal Bugis melalui kesenian.

Kegiatan ini diawali “Mappanre Temme” (Penamatan) Sekolah Bugis Lamellong Bone Angkatan ke-10, berbagai pegelaran Seni Budaya, Barasanji Tradisional, Permaianan Rakyat, Diskusi Budaya, Anjangsana ke Makam Raja Bone ke-16 Lapatau Matanna Tikka di Nagauleng.

Hadir Wakil Ketua DPRD Bone, Kepala Bappeda Bone, dari Dinas Pariwisata, dari Dinas Kebudayaan, Camat Tanete Riattang, para tokoh adat dan seniman Bone, Soppeng Wajo, Bulukumba dan Sidrap, hadir pula Pemangku adat Sidenreng, dan Tokoh Adat Bone.

Pada kesempatan itu, ditampilkan seperti Tari Pajaga Welado, tari Beppa-beppa dari Soppeng, Maddoja Bine dari Sidrap, dll.

BACA JUGA :  Lirik Aja'na Tosirampe