Jin secara harfiah dikonotasikan sebagai sesuatu yang “tersembunyi” atau “tidak terlihat”. Jin tidak dapat dilihat oleh manusia tapi ia bisa melihat manusia.

Bangsa Jin dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit dan mendengarkan berita-berita dari Allah.

Setelah diutusnya seorang nabi yang bernama Muhammad maka bangsa Jin tidak bisa lagi mendengarkannya karena ada barisan yang menjaga rahasia itu.

…dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barang siapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya) (Al-Jin 9:72)

Ada beberapa bagian tubuh manusia yang juga menjadi tempat kesukaan jin. Oleh sebab itu kita dianjurkan untuk membersihkannya, di antaranya :

1. Lubang mulut manusia.

Jin akan berusaha masuk ke lubang mulut manusia saat sedang menguap. Oleh sebab itu saat sedang menguap, kita dianjurkan untuk menutup mulut. Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Said bahwa Rasulullah bersabda :

“Apabila seseorang dari kalian menguap, letakkanlah tangannya pada mulutnya (tutuplah), karena setan akan masuk bersama dengan orang yang menguap.” (HR. Muslim)

2. Di bawah kuku manusia.

Makanya kita dianjurkan untuk rutin memotong kuku, sunnahnya hari Jum’at. Karena jin dan setan mengikat manusia melalui kuku-kuku yang panjang. Sebagaimana disebutkan dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda,

“Potonglah (perpendek) kuku-kukumu. Sesungguhnya setan mengikat (melalui) kuku-kuku yang panjang.” (HR. Ahmad)

3. Lubang hidung manusia.

Saat manusia tidur, ternyata jin juga ikut menginap di batang hidung manusia. Karenanya saat bangun tidur, kita dianjurkan untuk membasuh lubang hidung sebanyak tiga kali. Rasulullah bersabda,

“Apabila salah seorang di antara engkau bangun tidur, hendaklah memasukan (istinsaq) dan mengeluarkan air dari hidung (istintsar) tiga kali, karena setan itu menginap di batang hidungnya.”
(H.R. Muslim).

BACA JUGA :  Seputar : Terapi Air Laut

4. Lubang telinga manusia.

Bukan sekadar sembunyi di telinga manusia, namun ternyata ketika seorang manusia tertidur hingga pagi tanpa mengerjakan shalat malam maka berarti telinganya itu telah dikencingi oleh jin.

Sebagaimana diceritakan dari Abdullah bahwa ada seorang laki-laki yang selalu tidur sampai pagi tanpa mengerjakan shalat (malam). Lalu beliau bersabda,

“Setan telah kencing di telinganya”.
(H.R. Muslim)

5. Urat darah manusia.

Sebagaimana telah disebutkan bahwa jin atau setan menyusup ke dalam tubuh manusia melalui aliran darah manusia tersebut.

Kemudian dari aliran darah itulah jin berusaha memperdaya manusia. Hal ini dijelaskan oleh Shafiyyah binti Huyay bahwa Rasulullah bersabda,

“Sesungguhnya setan itu berjalan dalam tubuh anak Adam melalui peredaran darah dalam tubuhnya.” (H.R. Muslim)

6. Lubang pusar manusia.

Lubang pusar atau posi merupakan tempat yang kotor karena tidak banyak orang yang membersihkannya, sedang jin dan setan sangat menyukai tempat-tempat yang kotor.

Bahkan saat seseorang diruqiyah diketahui bahwa kebanyakan jin bersembunyi dan tinggal di bagian lubang pusar manusia.

Meski demikian kita tidak dianjurkan untuk membersihkan lubang pusar atau posi hingga mengoreknya, cara membersihkannya cukup dengan menyekanya secara lembut dengan air atau dengan kapas.

7. Lubang kemaluan manusia.

Setan dan jin akan menambah rasa nikmat saat seseorang sedang berzina dengan cara menstimulir syaraf kemaluan.

Oleh sebab itulah dianjurkan untuk menjaga kebersihan organ intim baik pada pria maupun wanita.

Karena itu kita dianjurkan untuk mengikuti sunnah Rasulullah  yaitu dengan mencukur rambut kemaluan, memendekkan kumis, memotong kuku dan mencabut bulu ketiak.

Sebab selain menjadikan tubuh lebih bersih dan sehat, kita juga dapat menghalangi jin untuk bersembunyi pada bagian tubuh tersebut.

BACA JUGA :  Gender dan Bugis