oleh

Baruga Coppo’ Meru

BARUGA COPPO’ MERU

Lagu ini adalah sastra Bugis yang menceritakan sesuatu hal yang keramat. Bahwasanya, pernikahan yang disimbolkan sebagai perdamaian, tak sekadar bunga kehidupan melainkan sesuatu yang amat sakral.

Sehingga pada bait ke-3 & 4 dalam lagu ini berisi syair tolak bala, yaitu upaya menolak hal-hal yang tidak diinginkan, dan kerap digunakan orang tua Bugis untuk mendidik anak-anaknya. Dengan tujuan agar anak-anaknya senantiasa menghindari permasalahan yang bisa saja terjadi.

Baruga Coppo’ Meru

Mula ompo, uleng sagalae
Nairing angin, paseng rioloe
Muare silampereng

Mula wenni, esso ritajengnge
Belo tudangeng, siruntu minasae
Baruga coppo meru

Kolla-kolla riawakki labe’
Attaklngki lalo, riajangki lesse
Rialauki luttu

Kolla- kolla, suro DewataE
Kulalo ritengnga, Engkamu maccingara
Na deto siduppa mata

Terjemahan bebas:

Gubuk Idaman

Di awal gerhana yang tak biasa
Terembus angin pesan terdahulu
Semoga ia abadi

Di malam hari yang ditunggu
Singgasana perjumpaan harapan
Gubuk idaman sedang menanti

Wahai kunang, di utaralah engkau lewat
Di selatanlah berlalu, di baratlah menghindar
Di utara engkau melayang

Wahai kunang, utusan Tuhan
Kumelintas di tengah, saat kau sedang gusar
Biarkan kau dan aku tak berjumpa

Judul : Baruga Coppo’ Meru
Ciptaan : Mursalim
Jumat : 22 Oktober 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berikutnya