oleh

La Pareppa To Sappewali Raja Bone ke-19

LA PAREPPA, TOSAPPEWALI, SULTAN ISMAIL, MATINROE RI SOMBA OPU, adalah raja Bone ke-19 yang memerintah pada tahun 1718-1721 Masehi.

Ia menggantikan saudaranya La Padassajati Petta Rijalloe, menjadi Mangkau’ di Bone. La Pareppa merupakan anak tertua La Patau Matanna Tikka dari isterin We Mariama Karaeng Pattukangang.

Seperti diketahui, bahwa adiknya La Padassajati To Appeware melakukan kesalahan yang dilakukan pada masa mudanya membuat orang banyak jadi dendam terhadapnya. Untuk menyelamatkan diri kemudian menyerahkan kepemimpinannya sebagai raja kepada kakaknya LA PAREPPA, TOSAPPEWALI sebagai raja Bone berikutnya

Selain sebagai raja Bone, La Pareppa juga sebagai Somba ri Gowa serta Datu di Soppeng. Ia menggantikan neneknya sebagai Somba ri Gowa pada tahun 1709 M.

Ketika menjadi Karaeng ri Gowa, ia bermusuhan dengan ayahnya. Tetapi permusuhan tersebut dapat dilerai oleh Belanda.

Selama dalam pemerintahannya hubungan Bone dengan kerajaan lainnya di Sulawesi Selatan berjalan damai, serta proses kawin-mawin antar keluarga kerajaan tetap berlangsung, sebagaimana yang diterapkan oleh La Tenritatta Arung Palakka pada masa pemerintahannya.

Dalam catatan lontara menjelaskan, bahwa dalam tahun 1718-1721 Masehi, La Pareppai To Sappewali memerintah sekaligus di tiga kerajaan, yaitu, sebagai raja Bone ke- 19, raja Gowa ke- 20, serta Datu di kerajaan Soppeng

Dalam catatan sejarah kerajaan Gowa, menyebutkan, bahwa La Pareppa Tu Sappewalia Karaeng Ana’ Moncong Sultan Ismail Tumenanga Ri Somba Opu. Memerintah di Gowa tahun 1677 – 1709 Masehi.

Di kerajaan Gowa La Pareppa To Sappewali menggantikan menggantikan neneknya yang bernama I Mappadulung Daeng Mattimung Karaeng Sanro Bone Sultan Abdul Jalil Tumenanga Ri Lakiung. yang memerintah di kerajaan Gowa tahun 1674 – 1677 Masehi.

Tahun 1721 Masehi La Pareppai To Sappewali meninggal dunia di Somba Opu, sehingga digelar Matinroe ri Somba Opu. Selanjutnya digantikan oleh saudaranya yang bernama La Panaongi To Pawawoi menjadi raja Bone berikutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berikutnya