oleh

Puisi Kenangan Menggugat

k e n a n g a n  m e n g g u g a t

Semakin lama kita hidup semakin banyak pula kenangan yang terkumpul. Meniup perasaan hingga perasaan kangen membombardir. Hingga menembus dinding pikiran yang terkubur di lubuk waktu.

Dengan pasti semua hal akan berakhir, semua akan hilang bersama sang waktu. Namun, kenangan terindah selalu abadi menggugah.

Jika hariku serasa rumit dan sulit menerjang maju, lantas kubuka laci kecilku dan melihat kenangan, membuatku kembali bersemangat di tengah pikiran yang penat.

Dan hari ini kenangan itu kembali menggugat … beruntung gembok laci yang tercecer … masih bisa berguna.

Selanjutnya