NKRI HARGA MATI DEGA JAGO

253

NKRI HARGA MATI Vs DEGA JAGO

Harga mati berarti harga yang tidak dapat ditawar lagi. Dalam kebudayaan Bugis disebut Siri. Dan siri dimaknai sebagai harga diri, kehormatan, martabat, jiwa, dan malu.

Dalam pandangan orang Bugis, bahwa orang yang telah kehilangan harga diri/siri diibaratkan “sebagai bukan manusia melainkan bangkai hidup”. Demikian hinanya ungkapan itu, memacu masyarakat Bugis untuk bertingkah laku untuk harus menjaga dan mempertahankan dan menegakkan siri.

Usaha dalam menegakkan siri tergantung pada faktor yang menjadi sumber siri. Apabila sumbernya berkaitan ekonomi maka siri diekspresikan lewat kerja keras, ulet dan gigih dalam berusaha agar dapat diraih keberhasilan yang sebesar-besarnya. Hal ini berarti bahwa yang bersangkutan telah menegakkan siri-nya sendiri dan kehidupan keluarganya.

Apabila harga diri atau harga diri keluarganya tercemar, maka tindakan yang dilakukan adalah tindakan kekerasan. Tindakan itu bisa berupa pencederaan atau bahkan pembunuhan terhadap pihak yang melanggar dan yang dianggap sumber siri.

Sementara itu, jika siri menyangkut harga diri dan martabat kampung/daerah/negerinya mereka ekspresikan tindakan “dega jago” artinya tidak ada lagi yang dianggap jago musuh-musuhnya.

Dalam hal ini siri bagi orang Bugis merupakan daya pendorong untuk mengusir dan melenyapkan siapa saja yang dianggap telah menyinggung atau merendahkan martabat mereka.

Oleh karena itu siri bagi orang Bugis tidak sekadar slogan melainkan wujud pertahanan dan pengamanan serta tindakan demi mempertahankan eksistensinya sebagai manusia yang bermartabat.

Nah, bagaimana Slogan NKRI HARGA MATI? kemudian apakah ada perwujudan nyata dari slogan tersebut bagi seluruh rakyat Indonesia khususnya generasi muda? Kemudian bagaimana perwujudan nyata dari slogan tersebut dari para generasi muda?

Jawabnya singkat, kenyataan slogan NKRI HARGA MATI sekadar Jargon belaka, hal itu terbukti dari semua lini kehidupan. Semua dengan lantang berteriak NKRI harga mati tapi berbanding terbalik dengan kenyataan. Slogan itu hanya milik kelompok-kelompok bukan milik NKRI. Artinya ternyata tidak ada yang jago memaknai NKRI HARGA MATI.

Baca Juga :  Pengertian, Tugas dan Fungsi TP4D

Setelah tujuh pariama merdeka, Indonesia bukan berarti aman dari ancaman keutuhan NKRI. Setidaknya ada tiga hal yang berpotensi dapat mengoyak NKRI, antara lain, pertama masalah kesenjangan, kedua runtuhnya moral, ketiga memudarnya keadilan.

Sejatinya, seperti dijelaskan sebelumnya slogan harga mati berarti harga yang tidak dapat ditawar lagi. Artinya
NKRI harga mati tentunya tidak hanya digaung-gaungkan tetapi butuh perwujudan nyata dari seluruh lapisan masyarakat. Terutama seluruh elemen bangsa.

Perwujudannya bisa dilakukan terutama bagi pemuda-pemuda penerus perjuangan.

Untuk mewujudkan slogan NKRI harga mati diperlukan sebuah dialog nasional yang melibatkan seluruh elemen bangsa, baik tingkat lokal maupun tingkat nasional untuk membahas langkah-langkah konkret yang dapat diterapkan di kehidupan seluruh masyarakat. Di samping itu, tentunya peran aktif dari seluruh masyarakat dan mahasiswa pada khususnya.

NKRI harga mati adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia harga mati yang harus kita bela, dijaga dan dilindungi kemerdekaan serta kedaulatannya.

Alasan kenapa NKRI harus dijaga adalah berkah rahmat Allah dan cita-cita bangsa yang terdapat di dalam pembukaan UUD 45 mensyukuri nikmat Allah atas kesatuan bangsa ini, kemudian ikrar sumpah pemuda, dan pengorbanan para pahlawan.

Banyak para pemuda yang menggaung-gaungkan slogan NKRI harga mati, tetapi pada kenyatannya masih banyak yang tidak tahu maknanya dan tidak ada perwujudan nyata pada dirinya maupun pada masyarakat sekitarnya.

Misalnya saja pemuda sekarang hidup individualisasi, sepertinya mereka tidak saling kenal antar tetangga rumahnya. Mereka juga lebih senang berpergian daripada gotong royong. Dan masih banyak permasalahan lainnya.

Slogan NKRI harga mati terdapat nilai-nilai yang luhur. Tertuang pada sila ke-2 Pancasila, yaitu kemanusian yang adil dan beradab.Yang mengandung arti, bahwasannya manusia di samping sebagai mahluk individu juga sebagai mahluk sosial. Jadi manusia tidak akan bisa hidup tanpa adanya mahluk lain.

Baca Juga :  Makna Peringatan Hari Jadi Bone

Oleh karena itu, manusia harus saling tolong menolong, termasuk dalam melestarikan gotong royong antar sesama tetangganya.

Untuk mewujudkan slogan “NKRI harga mati” diperlukan peran aktif dari masyarakat, terutama dari kalangan cendekia, mahasiswa, karena mahasiswa sebagai tonggak utama nasionalisme bangsa.

Mahasiswa sebagai pelopor dalam jalannya sebuah pemerintahan. Karena mahasiswa sebagai kaum intelektual yang mempunyai pemikiran yang kritis dan mempunyai rasa semangat yang sangat kuat sekali.

Tanggung jawab ini bisa dijalankan oleh mahasiswa yang mempunyai rasa sosial yang tinggi yang memikirkan masa depan NKRI kita untuk lebih maju dan lebih baik lagi.

Aksi demo mengatasnamakan bela ini bela itu bisa menjadi faktor perpecahan di Indonesia. Bagaiamana tidak, karena mereka saling menyalahkan antar masyarakat yang pro dan yang kontra.

Jika perpecahan terjadi di NKRI kita maka akan berdampak besar pada Negara tercinta kita Indonesia. Jika perpecahan terus terjadi maka Negara yang diperjuangkan kemerdekaan oleh para pahlawan akan sangat memprihatinkan.

Untuk itu bagi penerus perjuangan para pahlawan terutama mahasiswa bisa melestarikan sikap nasionalisme di antaranya, yaitu menjujung tinggi hukum dan pemerintahan, berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional, menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar, menciptakan kerukunan umat beragama, dan memelihara nilai-nilai positif seperti hidup rukun, gotong royong dan lain sebagainya.

NKRI adalah sebuah Negeri yang sangat kaya akan berbagai hal, termasuk Suku, Ras, Agama dan Budaya, dan berbagai sumber alam yang sangat melimpah.

Untuk itu, NKRI harus dijaga dan diperjuangkan dengan asas keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia dan ini yang paling krusial.

Pemerintah juga harus berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan NKRI lagi-lagi dituntut memiliki kepekaan terhadap rakyatnya tanpa pilih kasih.

Baca Juga :  Penelitian Lembaga Seni Budaya Teluk Bone Sebagai Wadah Pelestarian Musik Tradisional di Kabupaten Bone

Jika NKRI tidak dijaga maka akan banyak negara asing yang ingin menjajah Negara tercinta kita Indonesia, sebab kekayaan alam dan kebudayaan yang kita miliki membuat mereka iri dan ingin menguasai Negara kita Indonesia.

Masih banyak lagi alasan kenapa kita harus menjaga NKRI kita. Kita sebagai generasi muda harus lebih cerdas dalam menyikapi permasalahan di negeri kita.

Kita sebagai generasi muda khususnya mahasiswa, generasi intelektual harus mampu membedakan mana yang salah dan mana tidak. HAI, MENGAPA TERSENDAT MAJU ANAK MUDA.

Teluk Bone