Pesan Bugis Hindari Kesombongan

104

Aja mua mupakkua engka tu matu seuwwa wettu bosi-bosi  nakalalelleng musuroka lao riolo na kutea

ᨕᨍᨆᨘᨕ  ᨆᨘᨄᨀᨘᨕ
ᨕᨛᨃᨈᨘ  ᨆᨈᨘ  ᨔᨙᨕᨘᨓ  ᨓᨛᨈᨘ
ᨅᨚᨔᨗ ᨅᨚᨔᨗ  ᨊ ᨀᨒᨒᨛ
ᨆᨘᨔᨘᨑᨚᨀ  ᨒᨕᨚ  ᨑᨗᨕᨚᨒᨚ   ᨊᨀᨘᨈᨙᨕ ᨞

Jangan terlalu menghinaku karena suatu saat engkau butuh bantun dan aku tak mau

Sikap sombong adalah memandang dirinya berada di atas kebenaran dan merasa lebih di atas orang lain.

Orang yang sombong merasa dirinya sempurna dan memandang dirinya berada di atas orang lain.

Jadi sombong adalah menolak kebenaran dan suka meremehkan orang lain.

Kenyataan dewasa ini banyak sekali orang yang berpendidikan tapi tidak memiliki akhlak atau orang beragama tapi memandang rendah orang yang tidak melakukan amal kesalehan seperti yang dia perbuat.

Mereka asal saja menghakimi orang “dosa kamu”, “kafir kamu”, “masuk neraka” dan lain sebagainya.

Padahal dia bukanlah Tuhan, yang bisa menentukan amalan ini berpahala dan yang ini bisa menambah dosa.

Apa jangan-jangan memang dia yang nanti akan menentukan manusia masuk surga atau neraka?

Ketika hidupnya  dalam keterbatasan dan kebutuhannya banyak yang tidak tercukupi, dia sikapnya biasa-biasa saja. Dengan kata lain, tidak sombong.

Tapi begitu Allah memberikan sedikit kelebihan, dia mulai berubah. Sikapnya angkuh dan sombong.

Ketahuilah!!! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas  manakala dia melihat dirinya serba cukup.

Baca Juga :  Lipa Sabbe atau Sarung Bugis