Fakta Menakjubkan Di Balik UAS Pegang Dada Kiri Prabowo Subianto

97

Banyak yang tidak tahu bahkan nyinyir ketika Ustadz Abdul Somad memegang dada kiri capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Tindakan UAS baru dipahami ketika seorang praktisi ruqyah angkat bicara.

“Jika hati Prabowo kotor bersebab niat jahat atas bisikan syaitan, Saya yakin, saat Ustadz Abdul Somad membacakan kalimat tahlil delapan kali di depannya kemudian memegang dada kirinya sembari menambahkan tujuh kalimat tahlil lagi, Prabowo akan bereaksi seperti orang kesurupan karena syaitannya kepanasan.” kata Praktisi Ruqyah (dikutip tarbawia.net)

Faktanya, Prabowo tidak bereaksi layaknya orang kesurupan. Prabowo justru sangat menikmati momen mengharukan tersebut disertai air mata menyejukkan.

Bahkan pemirsapun yang menonton peristiwa langka itu banyak yang turut larut terkesima dan juga meneteskan air mata.

Biasanya jika hati seseorang yang diselimuti iblis kebencian apabila di ruqyah maka ia akan meronta kesurupan.

Dari sinilah juga kita bisa melihat seorang Prabowo Subianto yang selama ini dikenal pemarah kata sebagian orang.

Sebenarnya ia bukan tipe pemarah tapi ia berhati peka melihat rakyat dan negara ini tertindas bangsanya sendiri. Dan kenyataan itulah membangkitkan hati dan semangat Prabowo bergeliat melawan ketidakadilan yang sedang tumbuh mekar.

Tapi Prabowo menikmati kalimat tahlil itu. Kita semakin yakin, Prabowo pilihan yang tepat untuk 17 April 2019 nanti.

Wawancara Prabowo Subianto dengan Ustadz Abdul Somad berlangsung singkat tapi berdampak besar di media sosial dan dunia nyata.

Tagar #UASPilihPrabowo menjadi trending dan terus diulang-ulang percakapannya. Ustadz Abdul Somad memberikan nasihat agar Prabowo amanah dan adil dalam memimpin.

Momen paling mengharukan terjadi ketika Ustadz Abdul Somad meminta agar tidak diundang ke istana dan tidak diberi jabatan setelah Prabowo terpilih sebagai Presiden.

Baca Juga :  Konsekuensi Sebuah Kesombongan

SAUDARAKU ….

SIAPAPUN YG AKAN TERPILIH ITU SUDAH MENJADI TAKDIR/SUDAH TERTULIS DI LAUHUL MAHFUDZ, TAPI ALLAH AKAN MENCATAT DI MANAKAH KITA BERPIHAK

BELAJAR DARI CICAK DAN BURUNG PIPIT

Dahulu saat Nabi Ibrahim Alaihi Salam dibakar oleh Raja Namrud datanglah *burung pipit* yang bolak balik mengambil air dan meneteskan air itu di atas api yang membakar *LNabi Ibrahim Alaihi Salam.

“Cicak” yang melihatnya tertawa.
*_“Hai pipit.!!… bodohnya yang kau lakukan itu.. Paruhmu yang kecil hanya bisa menghasilkan beberapa tetes air saja, mana mungkin bisa memadamkan api itu…??.!!_*

“Burung pipit” pun menjawab : *_“Wahai cicak.. memang tak mungkinlah aku bisa memadamkan api yang besar itu, tapi aku tak mau jika Allah melihatku diam saja saat sesuatu yang Allah cintai dizhalimi. Allah tak akan melihat hasilnya apakah aku berhasil memadamkan api itu atau tidak, TAPI ALLAH  AKAN MELIHAT DI MANA AKU ( BURUNG PIPIT ) BERPIHAK”_*

*Cicak terus tertawa, dan sambil menjulurkan lidahnya ia berusaha meniup api yang membakar Nabi Ibrahim Alaihi  Salam agar cepat membesar.*

*Memang tiupan cicak tak ada artinya tak menambah besar api yang membakar Nabi Ibrahim Alaihi Salam.*

_*TAPI ALLAH MELIHAT DIMANA IA ( CICAK ) BERPIHAK*_

Hikayat ini terjadi sekarang..
dan akan terus berulang saat Al-Qur’an dinistakan, suara Azan dipermasalahkan, bendera tauhid di bakar dan Pembela Agama dikriminalisasi.

*Aku bertanya padamu sahabat..*

*DI MANA KAU BERPIHAK..??*

Memang, *PILIHANMU* tak akan mengubah sedikitpun takdir Allah..

Tapi Allah akan mencatat dimana kau berpihak..

Berada di Barisan mana dirimu,
Siapa yang kamu dukung,
Siapa yang kamu pilih untuk jadi pemimpin …?

*INGAT-INGAT PILIHANMU AKAN DIMINTA PERTANGGUNG JAWABANNYA KELAK, DI AKHIRAT NANTI…*

Baca Juga :  Belajar dari Kisah Sederhana

Renungkanlah sejenak saudara Muslim-ku..!!

Semoga Allah Menyatukan kita kelak… Di SurgaNya
Aamiin….