KAWAN, SAAT KITA SEMUA JATUH DI MANA KITA PERGI

80

kawan …
sudahkah kau bertanya telah berbuat apa?
pada bumi yang memberikanmu sandang, pangan, papan pada alam yang diberkahi

kawan …
pernahkah kau pikirkan bahwa para pejuang
tidak mewariskan tanah air agar kau menjadi bangsa yang lemah?

kawan …
berhenti mencaci, mulai memperbaiki
berhenti mengutuk, mulai memberi arti

kawan …
ibu pertiwi menangis lara
menunggumu untuk mengulurkan tangan dan membantu
negeri ini tanah surga, Kawan
namun, sang saka sedang terluka

kawan …
kihatlah mereka masih bisa tersenyum
meski diuji dengan cobaan yang lebih berat dari putus cinta

dari hati sabang sampai jantung marauke
kita semua saudara dan bukankah perbedaan itu indah?

Satu-satunya musuh adalah para oknum
Yang mengisi perutnya dengan keserakahan

kawan …
tempur belum selesai, kita masih dijajah
perang belum selesai, kita masih dijajah
perang belum berakhir, ulama bercerai berai, siapa dalangnya?

oh …
garuda menangis lara
karena garuda sedang terluka

karena sang garuda sedang terluka
garuda menangis lara
kini tak bisa terbang
sayapnya patah tiga

Baca Juga :  Musik Stambul Sudah Mulai Sirna