Musik Stambul Sudah Mulai Sirna

92

Salah satu jenis musik yang tidak banyak dikenal oleh khalayak umum adalah musik stambul. Mungkin setiap orang mengenal musik klasik, pop, jazz, rock, dan keroncong. Tapi musik yang satu ini tidak banyak diketahui khususnya bagi pemusik-pemusik masa kini.

Di masa perjuangan musik stambul sering terdengar di hutan belantara yang dimainkan para gerilyawan. Disaat istirahat mereka bermain stambul sambil menikmati kesepiannya sekaligus sebagai pengobat kerinduan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Musik stambul dapat dimainkan dengan menggunakan gitar, yang membedakan adalah stem dan cara petiknya. Musik stambul menghasilkan bunyi yang mengalun dari hasil rangkaian melodi yang mencapai hingga 16 bar. Untuk mempelajari musik stambul tak semudah membalik telapak tangan.

Istilah stambul sendiri bersal dari kata Istanbul yaitu salah satu kota terbesar di negara Turki, namun dalam perkembangannya penyebutan huruf N menjadi M sehingga menjadi stambul sampai saat ini.

Dari berbagai referensi, jenis musik stambul muncul di Indonesia sekitar abad 20-an, berawal dari panggung rombongan sandiwara keliling yang mementaskan sandiwara cerita 1001 malam yang berasal dari Istanbul Turki.

Di sandiwara tersebut iringan musiknya hampir sama dengan iringan musik keroncong atau langgam, gitar melodi yaitu alat musik yang dominan untuk sebuah lagu stambul.

Salah satu kekhasan yang dimiliki musik stambul juga adalah dengan hanya permainan gitar secara instrumental tunggal (melodi gitar) di suasana malam yang sepi, stambul dapat dinikmati.

Stambul terdiri dari 16 bar dengan birama 4/4, setiap lagunya terdiri dari 4 lagu. Selain itu irama dimulai di birama ketiga dan selalu jatuh di acord IV yang merupakan ciri-ciri musik stambul. Nuansa stambul sendiri hampir sama dengan musik padang pasir dari Timur Tengah.

Kini istilah stambul sendiri jarang digunakan oleh para penikmat musik. Tidak jarang pula banyak yang menganggap bahwa stambul dan keroncong adalah jenis musik yang sama. Padahal secara teknis tidak sama. Namun, Pada dasarnya musik stambul tidak teripisahkan dengan musik keroncong, karena musik stambul merupakan perkembangan dari musik keroncong sendiri.

Penulis sendiri bisa sedikit bermain gitar, terkadang memainkan gitar menurut selera seperti musik Stambul Teluk Bone . Saya akan perdengarkan kepada Anda, Klik di Sini.

Yang jelas petikan stambul menurut penulis bagian dari sejarah perjuangan merebut kemerdekaan dan turut mewarnai blantika musik Tanah Air.