Kelompok Semut Peringati Hari Musik Nasional dengan Musik Keliling

153

Setiap tanggal 9 Maret diperingati sebagai Hari Musik Nasional (HMN). Sedang peringatan Hari Musik Internasional (HMI) jatuh pada 21 Juni.

Peringatan Hari Musik Nasional bertujuan untuk menghargai para musisi sekaligus musik di Tanah Air.

Tanggal 9 Maret dipilih sebagai Hari Musik Nasional karena bertepatan dengan tanggal lahir sang maestro sekaligus pencipta lagu Kebangsaan Indonesia Raya, W.R.Soepratman.

Sebelumnya W.R. Soepratman telah dianugerahi sebagai Pahlawan Nasional, berkat karyanya yang menjadi lagu kebangsaan itu.

Tahun 2003, Persatuan Artis Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI) memberikan usulan kepada Presiden Megawati Soekarnoputri mengeluarkan keppresĀ  untuk penetapan Hari Musik Nasional akan tetapi usulan tersebut tidak langsung diterima.

Namun akhirnya Hari Musik Nasional diresmikan pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013.

Pada Keppres tersebut dijelaskan, musik sebagai salah satu ekspresi budaya yang universal dan mempresentasikan nilai kemanusiaan, serta bisa berperan serta dalam kemajuan pembangunan nasional.

Dengan diperingatinya Hari Musik Nasional setiap tahun, diharapkan masyarakat Indonesia bisa lebih menyukai dan mendukung karya-karya musisi lokal, termasuk Warisan-warisan Musik Daerah yang sangat kaya nilai kultur dan ekspresinya.

Untuk memperingati Hari Musik Nasional tahun ini sejumlah seniman musik dangdut (semut) Kabupaten Bone melaksanakan kegiatan musik keliling (rollng music) pada titik tertentu di kota Watampone, pada Sabtu, 9 Maret 2019.

Kelompok yang menamakan diri Seniman Musik Dangdut (Semut) ini bermarkas di Jalan Jend.Sudirman No.145 Watampone,Kabupaten Bone.

Mereka melakukan rolling music start dari Pasar Sentral Palakka, Pasar Sentral Lama, Jln. Lingkar Mallojena, Pelabuhan Bajoe, Pertigaan Gatot Subroto, dan terakhir di Lapangan Merdeka Watampone.