oleh

Mengenang Masa Kecil

Masa kecil bisa menjadi nostalgia akan indahnya masa kanak-kanak. Mengenang masa kecil memang memberi kebahagiaan tersendiri. Melewati hari-hari saat kita masih anak-anak selalu menghadirkan warna-warni baru. Kenangan masa kecil memang bisa melekat kuat dalam ingatan.

Kenangan masa kecil yang penuh kebahagiaan, terkadang membuat orang dewasa ingin kembali lagi ke masa kanak-kanak, terutama saat dihadapkan dengan persoalan hidup yang rumit.

Di sisi lain, anak kecil zaman sekarang sudah tahu dan senang dengan gadget. Kondisi tersebut tentu berbeda dengan anak-anak generasi 80-an biasanya melewati masa kecil dengan permainan yang sederhana dan penuh keceriaan. Seperti bermain rumah-rumahan, maccumpene, maddanda, di depan rumah, hingga bermain hujan.

Semua kenangan itu sering kali membuat orang dewasa tersenyum sendiri dan merasa bersyukur sempat mengalami masa kecil yang menyenangkan. Beberapa momen menyenangkan masa kecil juga membuat orang dewasa merindukan masa kecilnya.

Ada banyak kata-kata yang bisa membuat kita rindu dan terkenang pada masa-masa indah itu.

1. “Indah sekali, saat mengingat masa kecil. Aku ingin kembali ke masa lalu, di mana sakit yang kurasakan ketika jatuh dari sepeda jauh lebih menyenangkan daripada ketika aku jatuh cinta lalu disia-siakan begitu saja.”

2. “Rindu masa kecil. Dimana masalah terberat hanyalah menyebut R yang demikian rumit

3. “Aku rindu pada masa kecil semua begitu sederhana. Saat akau terjatuh hanya kaki dan lututku yang terluka. Bukan hati.”

4. “Masa kecil adalah masa terindah. Saat kita masih mengeja nama dan huruf, bukan mengeja bahasa teruntuk seseorang.”

5. “Jika boleh aku meminta, antarkan aku pada masa kecil, saat aku hanya mengenal seorang kawan, dan mengajari indahnya berteman.”

6. “Sungguh indah masa kecilku. Ketika aku bermain bola di bawah hujan deras saat itu, dan flu setelahnya.”

7. “Rindu masa kecil, di mana yang aku pikirkan hanya bermain bukan yang lainnya.”

8. “Sungguh aku masih mengiginkan rambut dikuncir kuda dengan pita berwarna warni, seperti yang sering ibu lakukan waktu aku kecil.”

9. “Kangen masa kecil yang selalu polos dan tidak ada rekayasa dalam pertemanan.”

10. “Waktu saya masih kecil semuanya terasa simple. Namun, ketika saya dewasa mengapa segala hal terasa rumit.”

11. “Masa kecil adalah masa dimana yang kuinginkan ketika ulang tahun hanyalah kado dari teman teman yang datang.”

12. “Rindu masa kecil dulu, dimana masalah terberat hanyalah PR matematika.”

13. “Betapa rindunya aku pada masa kecil saat dimana hanya main dan main yang kulakukan.”

14. “Sekarang kamu mungkin bisa membeli seonggok berlian tapi kamu tidak akan pernah bisa membeli kebahagiaan masa kecil itu.”

15. “Terkadang menjadi tidak tahu itu lebih menyenangkan. Itu sebabnya kenapa kita selalu rindu kembali ke masa kecil.”

16. “Ini adalah kado terindah bagiku ketika ibu membawakanku sebuah pensil warna dengan begitu banyak warna.”

17. “Sewaktu kecil pengen sekali jadi orang besar supaya bisa melakukan semua. Setelah dewasa justru rindu masa kecil yang bahagia.”

18. “Rindu masa kecil yang dimana teman adalah prioritas, mainan adalah rutinitas dan selebihnya.”

19. “Rindu masa kecil, dimana kalau main sepak bola yang gendut harus jadi kiper.”

20. “Pulang sekolah hujan, dan sepatu pun berubah menjadi kalung. Rindu masa kecil.”

21. Rindu masa kecil, dimana mencari teman tak pakai gadget dan hanya berteriak depan pintu.

Selanjutnya