Peralatan dalam Prosesi Sere Bissu (Maggiri)

Perlengkapan para bissu dalam prosesi tarian sakral dinamakan tarian SERE BISSU dalam mengiringi prosesi mattompang arajang, mulai dari awal mattompang hingga akhir prosesi mattompang arajang adalah sebagai berikut :

1. Bessi Banranga, yang terdiri atas sarung yang terbuat dari kayu, mata besi yang terbuat dari besi, tanda (poko pasorong) terbuat dari rambut manusia atau rambut ekor kuda.

2. Teddung Baburu (Payung Baburu), yang terdiri atas payung daun yang telah disambung rangkaian dengan bambu, kain sutra yang berwarna kuning atau orange sebagai sampul dari daun payung tersebut yang pinggirannya diberi hiasan renda-renda, dan tangkai payung yang terbuat dari bambu.

3. Tiang Bendera Arajang, yang terbuat dari kayu atau bambu yang dibungkus dengan kain berwarna kuning, merah, putih, dan hitam.

4. Lellu’ (Tandu), yang terdiri atas kain sutera yang berhiaskan sulaman benang emas yang berfungsi sebagai tenda dan tangkai tandu (aje lellu’) yang terbuat dari kayu atau bambu.

5. Alameng, yang terdiri atas hulu yang terbuat dari kayu ditata dengan emas dan perak, mata yang terbuat dari besi, dan sarung yang terbuat dari kayu yang pada bagian dan tengahnya dibalut dengan perak atau emas sebagai pengikat.

6. Alusu (Anyam-anyaman bambu), yang terdiri atas kepala yang terbuat dari kayu, badan yang terbuat dari bambu yang dibalut dengan anyaman daun lontar yang berbentuk kotak kecil (persegi empat), dan ekor yag terbuat dari anyaman daun lontar.

7. Arumping (Anyam-anyaman kayu), yang terdiri atas kepala yang terbuat dari kayu, badan yang terbuat dari bambu yang dibungkus dengan kain berwarna merah atau putih, dan ekor yang terbuat dari pita yang disesuaikan dengan warna badan.

8. Tongkat Kayu, yang terdiri atas ujung kepala yang terbuat dari kain, kepala terbuat dari kain, bagian kepala yang terbuat dari kayu, bagian leher terbuat dari kain yang berbentuk pita, dan badan yang terbuat dari kayu yang bersegi delapan dan dibungkus dengan kain.

9. Oiye, yang berupa rangka yang terbuat dari irisan bambu dan dibungkus dengan anyaman daun lontar berwarna-warni.

10. Lae-lae (Lea-Lea), yang terbuat dari bambu yang terbagi dua bagian, yaitu bagian badan dan bagian daun yang terbelah.

11. Kancing, yang terbuat dari dua buah logam yang berbentuk piring dan diberi tali pengikat.

12. Ana’ Baccing, yang terbuat dari dua batang logam dan diberi tali pengikat.

13. Gendang, yang terdiri atas dua bagian yaitu bagian badan gendang yang terbuat dari kayu dan bagian atas dan bawah gendang yang ditutupi kulit kambing sebagai penutup. Dua bagian itu boleh ditabuh untuk mendapatkan fungsi gendang.

14. Pui-Pui, yaitu alat tiup yang terbuat dari pipa besi pendek yang pada bagian kepalanya terdapat semacam klep yang terbuat dari daun lontar yang jika ditiup menimbulkan getaran suara.

15. Gong, terbuat dari logam yang berbentuk bulat yang pada bagian tengahnya menonjol sebagai tempat jatuhnya pemukul.