oleh

Balada Arung Palakka

B A L A D A   A R U N G   P A L A K K A

Satu bayi suci memberontak
melepaskan diri dari dekapan
rahim suci bunda
bersamaan guntur menggelegar
merobek sunyi dikeheningan langit

Bayi suci menalap dunia
menerima kejadian-kejadian datang
mendengar desing-desing huru
Arung Palakka …
Arung Palakka …
Arung Palakka …

Laki-laki batu berdarah semberani
jiwamu memberontak
pikiranmu mau memberontak
Merontak …
merontak …
merontak …

Panglima melampe-e gemme’na
berhati rajawali
pemberontakanmu, perlawananmu
membawa kemuliaan batin
bagi umat Tana Bone
bimbinganmu keperdamaian
Arung Palakka …
Arung Palakka …
Arung Palakka …

Laki-laki malampe-e gemme’na
berdarah bangsawan
pemberontakanmu, pahlawanmu
menjadi merah
merah …
merah …
merah kotor …
bagi sejarah bangsa lain

Namun tuhanmu di arasi
lebih mengetahui hakikat
jiwa dan perasaanmu
juga baktimu ….

(Gita/TelukBone.id)

Selanjutnya